Inovasi dan Pelestarian Budaya Batik di Bantul Creative Expo 2025

Batik bukan sekadar kain bermotif, melainkan warisan budaya adiluhung yang kaya akan makna dan sejarah. Di tengah gempuran tren modern, menjaga kelestarian seni membatik menjadi tanggung jawab bersama. Inilah yang menjadi semangat utama Astoetik, salah satu binaan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, dalam partisipasinya di ajang Bantul Creative Expo 2025.

Dalam acara yang berlangsung meriah di kompleks Pasar Seni Gabusan dari tanggal 25 Juni – 01 Agustus 2025 ini, Astoetik tidak hanya menampilkan produk-produk unggulan mereka, tetapi juga mengadakan kegiatan yang sangat edukatif: pelatihan membatik gratis. Langkah ini adalah wujud nyata komitmen Astoetik untuk memperkenalkan dan melatih generasi muda serta masyarakat umum agar lebih mencintai dan menguasai seni membatik.

Selama Bantul Kreatif Expo, Astoetik yang merupakan binaan dari DISDIKPORA dan berstand bersama di Stand DISDIKPORA selalu ramai dikunjungi. Para peserta pelatihan datang dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak sekolah hingga orang dewasa yang ingin mencoba pengalaman baru. Dengan bimbingan para instruktur yang berpengalaman, mereka diajarkan teknik dasar membatik, seperti mencanting dengan lilin panas.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar praktik, tetapi juga menjadi sarana untuk berbagi pengetahuan tentang filosofi di balik setiap motif batik. Misalnya, motif Parang yang melambangkan kekuatan dan kekuasaan, atau motif Kawung yang melambangkan kesempurnaan. Dengan begitu, peserta tidak hanya bisa membuat batik, tetapi juga memahami makna mendalam di baliknya.

Partisipasi Astoetik dalam acara ini merupakan hasil sinergi yang erat dengan Disdikpora Bantul. Sebagai lembaga yang fokus pada pengembangan pendidikan dan potensi pemuda, Disdikpora melihat Astoetik sebagai mitra strategis yang mampu melestarikan budaya lokal melalui inovasi. Bantuan dan dukungan dari Disdikpora memungkinkan Astoetik untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan melaksanakan program-program kreatif, seperti pelatihan membatik ini.

Keberhasilan Astoetik di Bantul Kreatif Expo menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pelaku ekonomi kreatif sangat efektif dalam memajukan daerah. Dengan adanya dukungan yang tepat, UMKM lokal dapat berkembang pesat, menciptakan lapangan kerja, dan yang paling penting, menjaga warisan budaya tetap hidup dan relevan di era modern.

Astoetik telah membuktikan bahwa membatik bukan sekadar tradisi, tetapi juga bisa menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan. Melalui pelatihan gratis ini, mereka telah menanamkan benih cinta pada batik di hati banyak orang, memastikan bahwa seni adiluhung ini akan terus berkembang dan lestari di masa depan (MA).